MANAJEMEN WAKTU DAN SKALA PRIORITAS MUSLIMAH DI BULAN RAMADHAN

 


"MANAJEMEN WAKTU DAN SKALA PRIORITAS MUSLIMAH DI BULAN RAMADHAN "

🎙 Bersama : Ustadzah Siwi Ummu Nabiilah 
***************************************************************

          Semangat dalam menjalani ibadah puasa harus di barengi dengan ilmu agar dapat melakukannya dengan benar, berikut dua hal yang harus di perhatikan sebelum membuat skala prioritas di bulan Ramadhan, yaitu :

1. Kita harus mengetahui keutamaan bulan ramadhan, agar kita bisa bersemangat beribadah di dalamnya.

2. Kita harus memahami mana amalan yang wajib dan mana amalan yang sunnah.


📚 Keutamaan Bulan Ramadhan 

1. Diampuninya dosa-dosa

"Barangsiapa yang berpuasa dibulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah subahanahu wata’ala maka dosanya di masa lalu akan diampuni" (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Hari-hari bertabur pahala, Amal kebaikan yang dilakukan di tempat atau waktu yang mulia. Pahalanya lebih besar.

"Setiap amal yang dilakukan anak adam akan dilipatgandakan. Satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Lalu Allah Azza wa jallah berfirman, " Kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-ku dan Aku lah yang memberi ganjarannya."(HR. Muslim)


📚 Strategi Muslimah di Bulan Ramadhan 

1. Bersungguh-sungguh untuk bertaubat 

    Kebanyakan dosa itu menjadi penghalang bagi ketaatan. Kadang kita lalai akan sesuatu karena telah terbiasa melakukannya. Entah asalnya dari lisan kita, mata kita, atau tangan kita, atau hal lain. Maka dari itu hendaknya kita Bersungguh-sungguh dan tidak luput akan hal ini.

2.  Bersiap-siap untuk beramal di bulan ramadhan sesuai peran masing-masing

     Allah tidak akan Menyia-nyiakan amalan yang sudah seseorang usahakan melainkan Allah juga akan memberikan pertolongan dengan taufik-nya.

Contohnya :

● Sebagai istri, kita yang harus menyiapkan makanan (memasak). Yang pertama, lakukan itu semua dengan penuh kesadaran bahwa itu merupakan suatu bentuk ibadah. Selanjutnya,  kita bisa menyiasati agar waktu dan energi tidak terlalu tersita, misalnya dengan mempersiapkan masakan cepat saji (misalnya stok ungkep²an yang tinggal di goreng, telur, abon, kering tempe, frozen food, dll) atau bisa membeli masakan jadi.

● Beres-beres rumah yang sifatnya periodik bisa dilakukan sebelum Ramadhan,  misalnya membersihkan kamar mandi. Sebelum nantinya menyita waktu lebih banyak atau tidak kelakon.

● Untuk muslimah yang sudah menjadi ibu, kenalkan dan tanamkan ilmu mengenai kemuliaan bulan Ramadhan kepada anak-anak dengan cara :

    ~Siapkan jadwal kegiatan untuk mereka, worksheet, atau workbook.

    ~Selepas subuh, ajak mereka berkegiata, ajak anak untuk produktif di bulan Ramadhan. 

    ~Ketika tarawih, utamanya wanita melakukannya di rumah, tapi jika merasa kurang bersemangat, tidak mengapa melakukannya di masjid. Hanya saja,  jika kita melakukan tanggung jawab anak yang masih balita yang belum faham mengenai adab, lebih baik melakukanya di rumah saja. Karena, dikhawatirkan anak kita akan mengganggu orang lain. Mencegah keburukan bagi orang lain termasuk akhlak mulia yang tentu berpahala besar.

3. Maknai sebagai Ramadhan terakhir 

    Kita tidak pernah tahu kapan ajal menjemput. Maka dari itu, hendaknya kita selalu memperbaiki kualitas ibadah kita. Apakah ibadah kita sudah ikhlas dan ittiba'? Jika kita hanya fokus pada kuantitas, dikhawatirkan akan mudah merasa lelah dalam beribadah.

4. Waspadai pencuri waktu

     Di bulan Ramadhan ini kita selalu merasa bahwa waktu cepat berlalu, padahal amal yang kita kerjakan masih sedikit, maka kita kita harus mewaspadai pencuri waktu dengan melakukan hal-hal berikut :

● Buat planning agar waktu kita tidak habis sia-sia.
● Batasi sesuatu yang unfaedah. Hati-hati ketika membuka media sosial. Buka medsos hanya jika punya tujuan/keperluan saja, misalnya keperluan untuk sharing jadwal kajian.
● Batasi pergaulan. Banyak bergaul bisa melalaikan hati. Hati-hati dengan undangan buka puasa bersama yang bercampur baur, berisi percakapan unfaedah, apalagi jika sampai melalaikan shalat.

5. Jangan mencuri waktu

    Jika ibu bekerja, bekerjalah dengan penuh tanggung jawab. Misalnya, jangan mencuri-curi waktu untuk tilawah di saat jam wajib mengajar

6. Hati-hati dengan yang mahruh

    Misalnya tidur selepas subuh.

7. Perbanyak dzikir
   
    Perbanyak dzikir sambil beraktivitas. Perbanyak istigfar dan berdoa ketika sahur.


📚 Kiat Wanita Haid Beribadah

Hal-hal yang dilarang bagi wanita haid ialah :
● Sholat
● Puasa
● Tawaf
● Jima

Maka, lakukanlah ibadah selain itu. Optimalkan dzikirnya, membaca Al-Qur'an bisa lewat aplikasi handphone, juga bisa menyiapkan makanan berbuka dan sahur.


PENUTUP
          Semoga dengan ilmu yang kita dapatkan ini mampu kita amalkan dalam kehidupan kita. Sehingga Ramadhan kita kali ini bisa lebih baik dari sebelumnya dan tentunya lebih berkualitas.


Wallahu A'lam.
📖🏅📖🏅📖🏅

Dicatat oleh :
Tim Wling Mengaji
Madina Fajriani 

Palopo, 27 April 2023 / 17:00

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Nasehat Untukmu Wahai Wanita Muslimah" oleh Ustadzah Intan Prameswari حفظها الله تعالى (Alumnus Kuliah Al-Haram Masjid Nabawi)

MENATA DIRI DI MASA PENANTIAN